Tuesday, 26 July 2011

Bakso

ini adalah kisah temen cewekku yang aku gamau sebutin. Inisialnya saja, "F". Cerita ini diceritakan saat SMA waktu kita kelas 3, dia teman sebangkuku. Ceritanya begini.

Suatu hari saat dia masih SMP di Cirebon, dia sedang makan sama pacarnya di kantin. Biasa, pilihannya Bakso yang murah dan enak tentunya. Mereka makan berhadap-hadapan. indahnya masa-masa SMP.

Singkat cerita, pacar F itu maem baksonya pake sambel banyak banget. Beuh, bikin keringetan lah. Yang namanya pedes bikin semua yang ada di badan lumer, termasuk hidung. Nah tuh anak makan bukannya pake garem kalo kurang asin, ini malah pake keringet. Jorok sumpah. si F juga kejijikan ngeliadnya, dan melanjutkan makan baksonya dengan menahan lonjakan asam lambungnya.

Puncaknya, hidung pacar si F itu lumer benar karena kekuatan minyak dari biji cabai yang tersuspensi di mangkuk baksonya, HALAH. Jadiah cairan kental berwana kuning kehijau-hijauan menari-nari di bawah hidungnya.  F memperingati cowoknya itu. Si cowok menarik mundur pasukan hijau. Pasukan tidak menyerah untuk mangeluarkan diri dari hidungnya. Dia langsung menarik mudur pasukan tetapi pasukan yang terlanjur di depan bercerai berai dengan yang ditarik mundur.

Ya, cairan itu terjatuh ke mangkok bakso yang sedang lahap dimakan. Momen itu terperangkap di otak F melalui matanya dan dari otak memberi rangsangan yang aneh melalui sumsum tulang belakang ke lambungnya. F menaham muntah sementara cowoknya tidak menghiraukan apa yang terjatuh di mangkoknya, masih melanjutkan makannya.

          "kamu jorok, QT PUTUS" F muntab.
          kalo sekarang kejadiannya mungkin yang F ucapkan "loe, gue, end"
          "hah?" cowok F terpana dengan perkataan F.
          F berdiri dari kursinya, berbalik arah dan mengambil langkah seribu, mungkin tujuannya toilet.


Begitulah kealbilan CINTA SMP dan kealbilan benda-benda yang berada di hidung dipacu dengan bakso berkuah pedas. Aq tarik kembali kata-kataku yang berbunyi "indahnya masa-masa SMP". Selagi masa-masa SD-ku kurang sukses, aq cuma bisa berkata "Indahnya masa-masa SMA" untuk sementara waktu.

Maap ye kalo ceritanya ga lengkap atau berlebihan bagi yang punya cerita, aq AGAK pelupa.

No comments:

Post a Comment