ini adalah kisah temen cewekku yang aku gamau sebutin. Inisialnya
saja, "F". Cerita ini diceritakan saat SMA waktu kita kelas 3, dia teman
sebangkuku. Ceritanya begini.
Suatu hari saat dia masih
SMP di Cirebon, dia sedang makan sama pacarnya di kantin. Biasa,
pilihannya Bakso yang murah dan enak tentunya. Mereka makan
berhadap-hadapan. indahnya masa-masa SMP.
Singkat cerita,
pacar F itu maem baksonya pake sambel banyak banget. Beuh, bikin
keringetan lah. Yang namanya pedes bikin semua yang ada di badan lumer,
termasuk hidung. Nah tuh anak makan bukannya pake garem kalo kurang
asin, ini malah pake keringet. Jorok sumpah. si F juga kejijikan
ngeliadnya, dan melanjutkan makan baksonya dengan menahan lonjakan asam
lambungnya.
Puncaknya, hidung pacar si F itu lumer benar
karena kekuatan minyak dari biji cabai yang tersuspensi di mangkuk
baksonya, HALAH. Jadiah cairan kental berwana kuning kehijau-hijauan
menari-nari di bawah hidungnya. F memperingati cowoknya itu. Si cowok
menarik mundur pasukan hijau. Pasukan tidak menyerah untuk mangeluarkan
diri dari hidungnya. Dia langsung menarik mudur pasukan tetapi pasukan
yang terlanjur di depan bercerai berai dengan yang ditarik mundur.
Ya,
cairan itu terjatuh ke mangkok bakso yang sedang lahap dimakan. Momen
itu terperangkap di otak F melalui matanya dan dari otak memberi
rangsangan yang aneh melalui sumsum tulang belakang ke lambungnya. F
menaham muntah sementara cowoknya tidak menghiraukan apa yang terjatuh
di mangkoknya, masih melanjutkan makannya.
"kamu jorok, QT PUTUS" F muntab.
kalo sekarang kejadiannya mungkin yang F ucapkan "loe, gue, end"
"hah?" cowok F terpana dengan perkataan F.
F berdiri dari kursinya, berbalik arah dan mengambil langkah seribu, mungkin tujuannya toilet.
Begitulah
kealbilan CINTA SMP dan kealbilan benda-benda yang berada di hidung
dipacu dengan bakso berkuah pedas. Aq tarik kembali kata-kataku yang
berbunyi "indahnya masa-masa SMP". Selagi masa-masa SD-ku kurang sukses,
aq cuma bisa berkata "Indahnya masa-masa SMA" untuk sementara waktu.
Maap ye kalo ceritanya ga lengkap atau berlebihan bagi yang punya cerita, aq AGAK pelupa.
No comments:
Post a Comment